Sabtu, Juli 3

DEMAM TIFOID

Definisi adalah penyakit infeksi akut bersifat sistemik disebabkan oleh Salmonella typhosa.

Gejala Klinik
Inkubasi kuman tifoid antara 5-40 hari, pada umumnya 10-14 hari.
Semua pasien tifoid diawali dengan gejala panas. Sebutan panasnya adalah step ladder temperature chart, artinya panas diawali sumer-sumer makin lama makin panas dengan titik tertinggi pada akhir minggu I, setelah itu panas tetap tinggi antara minggu II-III, panas lebih tinggi di sore dan malam daripada siang (tidak selalu), dan pada minggu ke IV turun perlahan.

Gangguan kesadaran pada saat panas tinggi (minggu II-akhir minggu III) berupa somnolen, delirium, sopor, koma.

Gejala GI baik berupa konstipasi maupun mencret. Lidah nampak kotor dan putih di tengah, hiperemia di tepinya (lidah tifoid). Meteorismus (+) dan hepatomegali.

Bronchitis banyak dijumpai pada anak typhoid
Rose Spot (tidak untuk anak Indonesia karena kulit bewarna)

Kesimpulannya gejala-gejala yg ada seperti :
Panas 100%, anoreksia 88%, nyeri perut 49%, vomit 46%, obstipansi 43%, diare 31%.
Delirium 16%, apati 5%, somnolen 5%, sopor 1%.
Lidah kotor 54%, meteorismus 66%, hepatomegali 67%.

Komplikasi
Terjadi pada minggu ke III (biasanya) berupa pendarahan usus (1-10%), perforasi usus halus (1-3%) yang dirasakan nyeri abdomen kuadran kanan bawah atau difus. Tanda-tandanya panas turun, tekanan darah turun, nadi meningkat (mirip gejala pre-shock).

Pneumonia adalah komplikasi yang sering dijumpai. Pneumonia ini disebabkan baik oleh kuman typhoid itu sendiri maupun infeksi sekunder.

Penularan
Sebagian pasien typhoid mengeluarkan bakteri Salmonella typhosa melalui urine pada saat sakit maupun setelah sembuh.

Anamnesis
Panas >7hari, awalnya sumer (klo langsung tinggi curiga "dengue fever") makin lama makin tinggi, panas lebih tinggi pada malam hari. Panas turun bila minum obat penurun panas lalu naik lagi.

Perut sakit, dirasakan di sebelah kanan bawah, kembung (+)

Nafsu makan minum menurun (anoreksia)
BAB BAK berak bisa mencret/bisa sembelit/bisa 5 hari belum berak

TRIAS + panas >7 hari
1. gangguan GI tract
2. gangguan kesadaran
3. rose spot adalah rash maculopapular warna merah dg ukuran 2-4mm (tidak untuk anak Indonesia)

Berhubungan dengan sanitasi lingkungan kotor

Pemeriksaan Fisik
KU : tampak sakit Kes : Apatis (cuek)/Somnolen (ngantuk an)
K/L : a-/i-/c-/d- pch - mc -
Tho : sim, ret -
P : ves/ves wh-/- rh-/-
C : S1S2 tunggal m- g-
Abd : flat/distended (krn hepatomegali), meteorismus (+), nyeri tekan (+)
H : 3x3x2 cm, tepi tajam/tumpul
L : S3H1 (bisa iya bisa tidak)
Ext : akral HKM, crt <2",>

Assesment
suspect Typhoid Fever (suspek karena masih memerlukan pemeriksaan penunjang

Planning
PDx :
Foto BOF (bila curiga ada cairan peritoneum, ada udara bebas di cavum abdomen akibat perforasi usus halus)
PTx :
Chloramphenicol oral (pilihan pertama) 50-100mg/kgBB/hari terbagi dlm 4x selama 10-14 hari (tanpa komplikasi), diperpanjang 21 hari bila ada malnutrisi dan komplikasi.
Ceftriaxone i.v 100mg/kgBB/hari terbagi 2x selama 5-7 hari (kesembuhan 90% dan relaps 0-4%, lebih baik dari chloramphenicol)
Deksametason i.v dosis tinggi 3mg/kgBB dalam 30 menit, disusul 1mg/kgBB tiap 6 jam untuk 8 kali pemakaian. Diberikan bila tampilan klinis berat seperti delirium, koma, renjatan.


Laboratorium
Hapusan Darah Tepi :
Bisa anemia normokromik normositik (mungkin ada pendarahan usus)

DL
Hitung leukosit : biasanya rendah tp tidak sampai <3000/mm3.
Trombositopenia sering dijumpai

Penegak Diagnosa :
Test Widal
Dilakukan 2x sehingga tidak praktis dalam sehari-hari.

Typhidot dan Typhidot-M
Sekarang ini merupakan tes terbaik

Edukasi

0 komentar:

Posting Komentar

 

My Blog List

Site Info

Followers